Me

Aku terlahir dari keluarga yang bisa dibilang biasa biasa saja. Bukan anak orang kaya, juga bukan anak orang yang tidak mampu. Keluarga kami sederhana. Tapi dalam kesederhanaan itu aku punya banyak kebahagiaan yang tidak bisa digantikan oleh apapun. Salah satunya adalah orang tuaku. Aku sangat bersyukur, bersyukur dan bersyukur kepada Allah SWT. karena Allah SWT telah tepat menitipkan aku pada orang tuaku saat ini. Aku tau, di luaran sana masih sangat banyak orang tua hebat dan mungkin lebih baik dari orang tua ku. Dan aku juga tau bahwa setiap anak pasti membangga-banggakan orang tua nya sendiri mengatakan bahwa orang tua mereka lah yang paling baik. Ya, aku rasa kodrat seorang anak memang harus bangga kepada orang tua mereka apalagi ibu yang telah berat menampung kita dan membawa kita kemanapun ia pergi, di dalam perutnya selama 9 bulan dan mempertaruhkan nyawa mereka demi kehidupan kita. Aku juga bahagia karna aku dilahirkan sebagai perempuan. Karena apa yang telah di takdirkan Allah sudah yang paling terbaik untuk kita. Aku memang tidak cantik, aku tidak memiliki badan yang bodygoals layaknya model, aku juga tidak memiliki otak briliant seperti teman-temanku yang diluaran sana.

Ingin rasanya mengubah hidup supaya lebih baik dari sebelumnya, ingin lebih pintar, berani berbicara, bisa mengeluarkan aspirasi, dan segalanya diluar dari my comfort zone. Tapi dibalik keinginan tersebut ada hati yang sedang gundah gulana memikirkan segalanya. Ya, aku lebih banyak mikir daripada tindakan. Kadang aku jengkel pada diriku sendiri karena terlalu takut untuk keluar dari my comfort zone atau zona nyaman ku.

Dahulu, aku adalah anak yang cengeng, anak yang penakut, mau nanya ke guru aja mata udah berkaca-kaca mau nangis karena takut dibilang bodoh diantara yang lainnya. Tapi mulai bertumbuh besar, SMP, SMA..mulailah tumbuh keberanian untuk bertanya, untuk tampil di depan kelas dengan percaya diri. Teman bertambah banyak maka kepercayaan diri akan semakin meningkat. Masa SMA adalah masa yang tidak pernah aku lupakan. Bukan karena........ *bersambung

Komentar